Diet Keto Rendah Karbohidrat Bikin Stres Kortisol Naik?

Reza Wahyu
7 bulan yang lalu
Diet rendah karbohidrat telah terbukti lebih unggul dari diet lainnya termasuk yang rendah lemak karena tidak menurunkan metabolisme dan tidak membuat kelaparan.

Diet ini disebut juga diet Ketogenic jika asupan karbo/gulanya sangat rendah dan konsumsi lemak yang tinggi dengan protein yang cukup; jadi menghasilkan energi keton sebagai pengganti sebagian besar glukosa.

Ketodiet akan menjaga stabilitas gula darah tidak seperti diet lain yang masih konsumsi karbohidrat yang meningkatkan kadar gula darah serta memicu gangguan hormon insulin (hyperinsulinemia dan resitensi).

Tapi banyak yang menyatakan bahwa diet Keto meningkatkan hormon stres kortisol secara kronis karena hormon ini terlibat dalam produksi gula di hati (gluconeogenesis).

Padahal sebenarnya terjadi ketika tubuh memproduksi sendiri glukosa dari pecahan lemak (glycerol dari trigliserida) juga protein dan hormon yang terlibat adalah glukagon yang mencegah gula darah terlalu rendah.

Kortisol naik jika memang sebelumnya ada masalah metabolisme dan penurunan berat badan dari kadar lemak akan memperbaikinya.

Jika pola makan ketogenesis ini juga diiringi puasa yang lama barulah bisa picu hormon kortisol atau jika dietnya kurang proteinnya maka kortisol akan naik karena defisiensi.

Jadi kalau mau diet Keto yang baik adalah tak perlu menahan lapar dengan berpuasa kelamaan, juga konsumsilah protein yang cukup, selain itu tentunya kelola stres dengan tidur malam dan relaksasi.

Maka, santai aja dan makan daging yang enak!
Kamu harus menjadi supporter aktif untuk menulis komentar.
Loading
Tampilkan komentar sebelumnya

Edit Comment