Saham

@saham
investorsaham.id
Jika mau traktir saya kopi hitam silahkan disini.

Jika tidak mau traktir hitam dan mau baca tulisan saya yang lengkap silahkan berkunjung langsung ke website saya investorsaham.id

Yang penting buat saya anda tambah pinter.

Latest Posts

Historical PER IHSG – Mengukur Mahal Murah IHSG

Apa Itu PER IHSG?PER (Price to Earning Ratio) adalah ratio yang sering digunakan untuk melihat sec...

Self Made Dividen – Teknik Menambah Return Dividen

Apa itu Teknik Self Made Dividen?NB: Teknik self made dividen KURANG TEPAT untuk TRADER karena kec...

Periode Baik Investor VS Periode Baik Trader

Kapan periode baik untuk investor?Ketika mendekati bulan desember, banyak orang bertanya pada saya...

Analisa Efek Debt Equity Ratio Terhadap Harga Saham

Apa itu DER (Debt to Equity Ratio)?DER (Debt to Equity Ratio) adalah sebuah ratio yang membandingk...

Gold Coal Ratio – Alat Ukur Mahal Murah Batu Bara

Apa Itu Gold Coal Ratio?Tidak ada landasan teori resmi terkait teori ini. Penulis yang lagi suka b...

Staying Power – Skill Utama Investor Profesional

2 tahun yang lalu
Apa Itu Staying Power?
Di dalam satu seminar Lo Kheng Hong pernah bilang setiap investor harus punya sebuah skill penting yg bernama STAYING POWER.

Staying power adalah kemampuan investor tidak perlu mengambil modal investasinya dalam keadaan apapun.

Yang selalu jadi tantangan dr seorang value investor adalah waktu investasi yang cenderung lama untuk mencapai target profit yg direncanakan (sekitar 3-5 tahun)

Investor pemula sering kali harus cut loss dalam investasinya karena butuh uang kas di saat mendesak.

Hal mendesak sesuatu yg selalu datang tidak terduga. Seperti anggota keluarga sakit, musibah, dan banyak hal lainnya yang terjadi

Tips Agar Memiliki Staying Power Yang Baik
Jadi tips nya agar anda punya staying power yg bagus untuk berinvestasi:
1. Miliki dulu dana cadangan sejumlah biaya hidup anda minimal selama 3 bulan baru mulai berinvestasi. Sehingga jika ada kebutuhan mendesak, anda tidak perlu ambil modal yang lagi diinvestasikan di saham.

2. Tambah terus pelan2 dana cadangan anda sampai 1 or 2 tahun dari dana cadangan anda

3.selalu bayar diri anda di depan, maksudnya jika anda berencana menabung/invest 20% dari penghasilan bulanan, maka langsung pindahkan dana itu ketika anda menerima gaji/pendapatan anda.

Kesimpulan
Saya pribadi pernah mengalami kesulitan keuangan ketika banyak cicilan untuk pembelian fixed asset pribadi sy, dan saya selalu bisa berusaha cari akal bagaimana untuk melewati bulan tersebut. Dengan bayar diri anda dulu maka akan meningkatkan kreativitas anda untuk menghadapi masalah keuangan anda di bulan tersebut karena kondisi TERPAKSA.

Perhitungan potensi keuntungan selalu menggiurkan sehingga sering kali kita bernafsu untuk berinvestasi. Tapi investasi tanpa punya dana cadangan sama seperti menyetir mobil tanpa menggunakan sabuk pengaman.

Sabuk pengaman kadang dirasa ga penting karena kita percaya kemampuan driving kita baik, tapi sabuk pengaman akan menyelamatkan hidup anda amit2 anda mengalami kecelakaan.

Jadi ada baiknya miliki dana cadangan terlebih dahulu agar anda bisa memiliki staying power yang baik dalam berinvestasi.

Investasi saham idealnya untuk jangka panjang. Artinya anda tidak boleh menyentuh uang yang anda investasikan dalam jangka panjang. Itulah pentingnya memiliki staying power.

Jika anda ingin berinvestasi saham dengan teknik yang aman dan menguntungkan saya sarankan membaca topik value investing ini dari awal
Like
Comment
Belum ada komentar
Kamu harus menjadi supporter untuk bisa menulis komentar

Trakteer membantu konten kreator mendapat dukungan dari orang-orang yang menyukai karya mereka
Buat Halaman Gratis

Edit Comment