Saham

@saham
investorsaham.id
Jika mau traktir saya kopi hitam silahkan disini.

Jika tidak mau traktir hitam dan mau baca tulisan saya yang lengkap silahkan berkunjung langsung ke website saya investorsaham.id

Yang penting buat saya anda tambah pinter.

Latest Posts

Historical PER IHSG – Mengukur Mahal Murah IHSG

Apa Itu PER IHSG?PER (Price to Earning Ratio) adalah ratio yang sering digunakan untuk melihat sec...

Self Made Dividen – Teknik Menambah Return Dividen

Apa itu Teknik Self Made Dividen?NB: Teknik self made dividen KURANG TEPAT untuk TRADER karena kec...

Periode Baik Investor VS Periode Baik Trader

Kapan periode baik untuk investor?Ketika mendekati bulan desember, banyak orang bertanya pada saya...

Analisa Efek Debt Equity Ratio Terhadap Harga Saham

Apa itu DER (Debt to Equity Ratio)?DER (Debt to Equity Ratio) adalah sebuah ratio yang membandingk...

Gold Coal Ratio – Alat Ukur Mahal Murah Batu Bara

Apa Itu Gold Coal Ratio?Tidak ada landasan teori resmi terkait teori ini. Penulis yang lagi suka b...

Cara Mencapai Financial Freedom

2 tahun yang lalu
Apa itu Financial Freedom?
Setiap orang pada umumnya ingin meraih financial freedom. Saya pernah mencoba mengadakan survey kecil mengajukan pertanyaan kepada teman2 saya yang pemain saham, kenapa mereka saham?

Jawaban paling banyak terkumpul adalah:
1. Buat cari uang tambahan.
2. Biar cepet ka...
Show more
Apa itu Financial Freedom?
Setiap orang pada umumnya ingin meraih financial freedom. Saya pernah mencoba mengadakan survey kecil mengajukan pertanyaan kepada teman2 saya yang pemain saham, kenapa mereka saham?

Jawaban paling banyak terkumpul adalah:
1. Buat cari uang tambahan.
2. Biar cepet kaya.
3. Mau mencapai financial freedom.

Setelah itu saya coba liat teknik main saham yang mereka gunakan
1. Buat cari uang tambahan kebanyakan adalah day trader
2. Biar cepet kaya kebanyakan adalah pemain saham small caps
3. Mau mencapai financial freedom adalah investor jangka panjang

Financial freedom atau memiliki kebebasan secara finansial artinya kita memiliki pendapatan PASIF yang dapat membiayai GAYA hidup kita.

Jadi ada 4 kunci utama untuk meraih financial freedom dari pengertian diatas:
1. Memiliki PASSIVE INCOME
2. Agar return passive income besar maka diperlukan MODAL INVESTASI yang besar
3. Agar return passive income besar maka diperlukan %RETURN yang besar
4. Agar bisa biayai GAYA HIDUP kita, maka BATASI gaya hidup kita.

Tidak Harus Punya Penghasilan Besar Untuk Mencapai Financial Freedom
Saya kenal seorang wanita yang baru berumur 30 tahun, bukan pemain saham, karyawan biasa dan bukan bergaji tinggi. Orang ini sangatlah hemat dalam hidupnya. Dengan gaji yang tidak besar itu, dia rajin berinvestasi.

Dia tidak berinvestasi di saham, karena dia merasa tidak mengerti investasi di saham jadi dia lebih nyaman berinvestasi di deposito atau obligasi.

Dari jaman sekolah, dia rajin menyisihkan uang jajan, uang angpao ditabung, gaji ditabung dan selalu dimasukkan ke deposito dan obligasi, bunga deposito dan obligasi digulungkan terus menerus.

Saya tanya, berapa biaya hidup kamu satu bulan secara total. Dia jawab total biaya hidup dia dari bayar kos, transportasi, makan, dll. Maksimal dia habiskan 3jt per bulan, sisa uangnya dia selalu tabung dan investasikan.

Sampailah di 1 titik, total obligasi dan deposito dia sudah melebihi 1M sebelum usia 30 tahun. Dengan bunga anggap 6%/tahun. Maka return tahunan dia adalah 60jt per tahun atau 5jt per bulan.

Return investasi investasi dia per bulan sudah diatas kebutuhan biaya hidup dia per bulan, dia sudah achieve Financial Freedom diatas.

Dia hanya karyawan biasa, berinvestasi di instrumen investasi yg aman yg return kecil, dan gaji dia tidaklah besar.

Kunci Mencapai Financial Freedom
Jadi dari pengalaman hidup orang tersebut, maka jika dibuat priority kunci untuk meraih financial freedom dari paling utama adalah:
1. BATASI GAYA HIDUP
2. MiLIKI PASSIVE INCOME
3. PERBESAR MODAL INVESTASI
4. PERBESAR RETURN.

Banyak orang berinvestasi di saham justru fokus kepada poin ke 4 (perbesar return) dan malah melupakan 3 faktor lainnya

Kesimpulan
Jadi mungkin ini saatnya kita melakukan review pada diri kita. Apakah kita sudah berhasil mencapai topik yang lagi kita bicarakan di postingan ini?

Kalau belum bisa jadi ada yang salah dengan pemilihan prioritas kita. Bisa jadi kita lebih mementingkan gaya hidup kita dibandingkan masa depan kita.

Ketika SMA kita belajar fisika diajarkan tekanan berbanding lurus dengan gaya. Semakin tinggi gaya hidup kalian maka semakin tinggi tekanan dalam hidup kalian.

Jika kalian ingin belajar bagaimana berinvestasi saham secara aman anda bisa mengikuti panduan tentang value investing ini dari awal.

Dan jika anda ingin mencari berapa banyak uang yang butuh diinvestasikan ataupun target return yang diharapkan untuk mencapai hal ini. Maka anda bisa mencoba menghitungnya menggunakan file compound interest yang ada di tulisan saya.
Kamu harus menjadi supporter aktif untuk menulis komentar.
Loading
Tampilkan komentar sebelumnya

Teknik Investasi ala Albert Einstein

2 tahun yang lalu
Teknik Investasi Apa Yang Digunakan Oleh Albert Einstein?
Tidak banyak yang tahu bahwa Albert Einstein adalah seorang investor saham. Menurut tulisan James Yeo, Albert Einstein menginvestasikan uang hasil menang nobel kedalam investasi saham. Tapi sayangnya investasi ilmuwan terhebat ini berakhir b...
Show more
Teknik Investasi Apa Yang Digunakan Oleh Albert Einstein?
Tidak banyak yang tahu bahwa Albert Einstein adalah seorang investor saham. Menurut tulisan James Yeo, Albert Einstein menginvestasikan uang hasil menang nobel kedalam investasi saham. Tapi sayangnya investasi ilmuwan terhebat ini berakhir buruk karena crash 1929. Mungkin itu alasan kenapa kita jarang mendengar bahwa Albert Einstein adalah seorang investor saham. Tapi ada landasan pemikiran menarik tentang teknik investasi dari Albert einstein yang perlu kita pahami.

Kebiasaan Jelek – Ingin Cepat Kaya
Tahun 2017 kemarin, Indonesia pernah dihebohkan dengan orang bernama Dimas Kanjeng, yang dipercaya bisa melipatgandakan uang. Dan menariknya banyak orang yang tertarik untuk melipatgandakan uang dibantu oleh dia.

Dan seperti yang kita tahu hasil dari investasi cepat kaya ini tidak berbuah manis dan membuat investornya gigit jari.

Kasus Penipuan Dimas Kanjeng
Kasus Penipuan Dimas Kanjeng
Padahal di abad 19 pernah hidup seorang yang kayanya sampai sekarang diakui sebagai manusia terpintar di bumi yang bernama Albert Einstein. Albert Einstein ada mengajarkan 1 teknik rahasia di dunia investasi yang dijamin bisa melipatgandakan uang. Yang diperlukan cuma 2 faktor : Kesabaran dan Kedisiplinan

Teknik Rahasia itu bernama “Compound Interest”. Saking kagumnya dengan konsep itu, Albert Einstein sampai bilang “Compound Interest is the 8th wonders of the world” yang artinya bunga berbunga adalah keajaiban dunia kedelapan.

Silahkan download file excel untuk membantu perhitungan compound interest, silahkan teman – teman lakukan simulasi sesuai dengan kondisi keuangan kalian di saat ini.

Apa itu Compound Interest?
Konsep compound interest ini sangat mudah, kalau kita nabung 1 juta dan dapat bunga 10% maka uang kita menjadi 1,1 juta. Dan ketika mendapatkan bunga 10% maka bunga 10% tersebut dari 1,1 juta sehingga menjadi lebih besar lagi.

Biar lebih menarik, saya langsung masuk ke simulasi:

Anggap saya menabung tiap bulan sebesar 1 juta
Artinya dalam 1 tahun saya akan menabung sebesar 12 juta
Anggap target return 20% per tahun
Jika anda disiplin menambahkan jumlah yang sama tiap tahun selama 10 tahun, artinya total uang yang diinvestasikan selama 10 tahun berjumlah 120 juta
Dengan return 20% per tahun maka uang anda setelah 10 tahun menjadi sebesar 373 juta dengan return 1 tahun menjadi 62 juta atau return bulanan sekitar 5 juta setiap bulannya.
Tidak terasa ada yang spesial. 20%x10 tahun = 200%. 120jt kalau return 200% kan jadi 360jt.
Sekarang mari kita lihat dengan 20 tahun, dalam 20 tahun total uang modal yang disetor ke investasi sebesar 240jt (12jt x 20 tahun).
Jika return 20% x 20 tahun maka harusnya menjadi 400%, artinya dari 240 juta uang yang kita setor harusnya naik jadi 5x lipat secara total uang atau 1,2 miliar.
Mari kita lihat di table, setelah 20 tahun uang anda menjadi 2,6 miliar. Dengan return tahunan 448 juta dan return bulanan 37 juta.
Maka disini kita mulai melihat perbedaan yang mulai jauh.
Simulasi Compound Interest
Simulasi Compound Interest
Saya yakin banyak dari kalian yang sudah tahu tentang konsep compound interest. Untuk yang belum tahu, mari berinvestasilah dari sekarang. jangan minder jika anda cuma bisa invest 50rb per bulan, silahkan liat hasilnya di excel. Hasilnya sungguh tidak jelek.

Kenapa Saya Tidak Suka Investasi Di Reksadana?
Saya keberatan dengan biaya 4% di reksadana, karena menurut saya biaya itu terlalu besar. Mari sekarang kita simulasi dengan mengganti angka target %return per tahun untuk melihat dampak 4% terhadap investasi jangka panjang kita.

Mengacu kepada data yang sama seperti yang digunakan di perhitungan diatas, jika kita lakukan analisa:

Dengan return 20% per tahun, maka total uang kita di tahun ke 20 menjadi 2,688 miliar rupiah dengan return tahunan 448 juta dan return bulanan sekitar 37 juta
Dengan return 16% per tahun (saya kurangkan 4%) –> total uang kita di tahun ke 20 menjadi 1,6 miliar rupiah dengan return tahunan 221 juta dan return bulanan sekitar 18 juta
Jika kalian liat dengan return selisih 4% maka perbedaan jumlah uang hampir 2x lipat, perbedaan return tahunan dan bulanan menjadi 2x lipat.

Jika kita coba simulasi dengan return 19% per tahun (Mari kita lihat dampak selisih return 1%). Total uang kita dapatkan di tahun ke 20 menjadi 2,3 miliar rupiah dengan return tahunan 377 juta dan return bulanan 31 juta. 1% membuat selisih uang menjadi 13% dan selisih return menjadi 20% secara akumulasi jangka panjang.

Dalam jangka pendek selisih 1-4% tidak lah berdampak signifikan. Tapi kita berinvestasi untuk jangka panjang, dan seperti yang kita lihat dampaknya cukup besar untuk keuangan kita secara jangka panjang.

Tips Penting Dalam Berinvestasi
Tips 1 – Kurangi Gaya Hidup dan Tambah Modal Investasi
Apapun teknik investasi yang kalian pelajarin, tidak mungkin bisa mengalahkan return jika kalian disiplin menambahkan modal investasi anda. Anda rutin tambahkan uang di deposito dengan bunga 6% secara disiplin pasti endingnya anda akan lebih kaya dari seorang trader yang bisa konsisten profit 50% per tahun tapi modal trading dia tiap tahun cuma 10jt.

Kurangi gaya hidup konsumtif anda dan tambahkan lebih banyak uang untuk investasi anda

Tips 2 – Konsistensi Lebih Penting Daripada Target Untung Besar
Kita tidak perlu terpaku mencari teknik investasi dengan return luar biasa besar. Waren Buffet, Peter Lynch, Ray Dalio dan investor besar sukses lainnya juga rata – rata return tahunan “hanya” sebesar 20-25%.

Pengajar yang menjanjikan teknik investasi dengan return 50-100% kepada anda apakah sudah lebih kaya daripada 3 orang yg saya sebutkan itu? Tanpa anda menjawab saya sudah tahu jawabannya. Karena kalau dia lebih kaya tentu dia tidak akan menjual training kepada anda.

Tips 3 – Disiplin Dengan Sistem Investasi Anda
Carilah teknik investasi yang anda bisa konsisten untuk dapatkan return yang stabil dan disiplin dengan jalan yang anda tempuh:

Jika anda berkeyakinan trading adalah jalannya maka disiplin lah dengan trading system kalian.
Jika anda berkeyakinan Quality Investing adalah jalannya maka disiplin carilah perusahaan yang memiliki margin bagus, dividen bagus, ROE bagus dan dikelola manajemen yang baik
Jika anda berkeyakinan Value Investing adalah jalannya maka disiplin hanya membeli saham dengan kinerja keuangan yang baik dan lagi dijual murah
Jika anda berkeyakinan investasi saham gorengan adalah jalannya, maka bergaullah dengan pemain besar agar kalian bisa dapatkan informasi kapan saham itu digoreng dan target akumulasinya (cuma ini strategi yang saya pikir paling tepat untuk gorengan)
Jika anda tidak tahu anda mau yang mana, maka belajar lagi dan letakkan uang anda di deposito atau obligasi terlebih dahulu. Investasi saham tanpa ilmu yang cukup sama dengan kehilangan uang.


Tips 4 – Perhatikan Biaya Transaksi
Selalu perhatikan biaya investasi anda, ingat 1% itu punya dampak cukup besar untuk investasi anda. Maka 4% itu impactnya 2x hasil investasi anda. Perhatikan biaya – biaya investasi anda. Dulu ketika saya masih menjadi seorang trader, saya kaget melihat besarnya biaya komisi saya dalam 1 tahun.

Investasi bukan perlombaan lari 100 meter, tapi perlombaan lari marathon. Lebih dibutuhkan stamina daripada kecepatan sesaat.
Kamu harus menjadi supporter aktif untuk menulis komentar.
Loading
Tampilkan komentar sebelumnya

Menghitung Nilai Wajar Saham ala Benjamin Graham

2 tahun yang lalu
Apa itu Nilai Wajar dan Siapakah Benjamin Graham?
Nilai wajar atau nilai intrinsik adalah harga wajar suatu perusahaan. Jika harga saham diatas nilai wajar artinya saham tersebut mahal dan jika dijual dibawah nilai wajar artinya saham tersebut murah.Salah satu investor yang mempopulerkan tentang ni...
Show more
Apa itu Nilai Wajar dan Siapakah Benjamin Graham?
Nilai wajar atau nilai intrinsik adalah harga wajar suatu perusahaan. Jika harga saham diatas nilai wajar artinya saham tersebut mahal dan jika dijual dibawah nilai wajar artinya saham tersebut murah.Salah satu investor yang mempopulerkan tentang nilai wajar adalah Benjamin Graham. Seorang investor yang menjadi figur penting Warren Buffet.

Benjamin Graham mengajar di Columbia Business School tempat Warren Buffet menimba ilmu. Benjamin Graham menulis buku the security analysis dan juga the intelligent investor. Buku yang merupakan legenda dan bacaan wajib bagi para value investor di seluruh dunia. Buku yang juga dibaca dan didalami oleh Warren Buffet ataupun Lo Kheng Hong.

Cara Menghitung Nilai Wajar ala Benjamin Graham
Mari saya jelaskan bagaimana contoh menghitung nilai wajar. Dan sebagai contoh perusahaan maka saya akan menggunakan salah satu perusahaan lain yang saya beli.

Saya menggunakan data EPS 2018 dengan harga EPS 141,84

Komponen yang saya gunakan ada 2 dalam perhitungan nilai wajar, yaitu:
1. EPS 2018(EPS tahunan yang sudah resmi keluar datanya) : 141,84
2. EPS Growth.

Menghitung EPS Growth
Mari saya bahas EPS Growth untuk $TBLA
2008 –> 15.27
2009 –> 33,33 (growth +118,27%)
2010 –> 52,4 (growth +57,22%)
2011 –> 84,8 (growth +61,83%)
2012 –> 48,49 (growth -42,35%)
2013 –> 17,08 (growth -65,06%)
2014 –> 87,71 (growth 413,52%)
2015 –> 36,88 (growth -57,95%)
2016 –> 115,21 (growth 213,39%)
2017 –> 177,54 (growth 54,19%)
2018 –> 141,84 (growth -20,15%)
Maka rata – rata EPS Growth selama 10 tahun adalah 70,66%

Rata – rata EPS growth yang sangat menggiurkan, akan tetapi angka ini menjadi besar karena pertumbuhan growth yang besar di tahun 2009, 2014 dan 2016. Sehingga saya tidak berani menggunakan growth sebesar itu. Saya lebih nyaman menggunakan growth konservatif sebesar 15% saja.

Semakin kecil growth yang kita gunakan, akan semakin kecil nilai wajar yang nantinya akan didapatkan. Semakin kecil nilai wajarnya maka akan semakin aman investasi kita.

Sehingga walaupun perusahaan memiliki EPS Growth konsisten diatas 15% saya akan tetap menggunakan angka EPS Growth 15% sebagai nilai maksimal saya.

Rumus Menghitung Valuasi Untuk Perhitungan Nilai Wajar ala Benjamin Graham
Di tahun 1962, dalam bukunya berjudul “security analysis”. Warren Buffet menggunakan rumus valuasi sebagai berikut:
V(Nilai wajar) = EPS x (8,5 + 2G)
*8,5 adalah PER rata-rata untuk perusahaan yang tidak tumbuh labanya
Nilai wajar = 141,84 x (8,5 + 2×15)
Nilai wajar = 5460

Tapi jika dilihat, teknik valuasi itu dirasa sangat agresif. Sehingga akhirnya Benjamin Graham melakukan revisi rumus untuk valuasi saham menjadi:

V = EPS x (8,5 + 2G) x ( 4,4/AAA)
*8,5 adalah PER rata-rata untuk perusahaan yang tidak tumbuh labanya
*4,4 adalah risk rate free, atau return dari investasi yang kecil resikonya seperti deposito. Untuk indonesia rata2 deposito adalah 6,5%
*AAA adalah bunga obligasi jangka panjang

Penambahan elemen bunga deposito dan obligasi digunakan untuk mengurangi besaran nilai wajar dikarenakan rumus lama. (semakin besar bunga deposito dan obligasi yang digunakan akan semakin kecil nilai wajarnya). Dan kembali lagi, semakin kecil nilai wajar maka semakin aman kita berinvestasi.

Setelah disesuaikan dengan rate di indonesia, maka rumusan valuasi Benjamin Graham ini diubah menjadi :

V = EPS x (8,5 + 2G) x (6,5/AAA)
V = 141,84 x (8,5 + (2×15)) x (6,5/11,625)
V = 3053

Margin of Safety
Benjamin Graham sadar bahwa tidak ada rumus yang sempurna didalam dunia saham, sehingga ia memperkenalkan konsep yang disebut sebagai Margin of Safety (marjin pengaman).

Benjamin Graham menyarankan untuk menggunakan MoS (Margin of Safety) sebesar 50%.

Baca juga : Margin of Safety – Secret Weapon Value Investor

Sehingga untuk TBLA yang kita dapat valuasi sebesar 3053, jika kita kalikan dengan MoS sebesar 50% maka kita akan mendapatkan nilai wajar sebesar 1526.

Kesimpulan Nilai Wajar TBLA
Saya mulai mengumpulkan TBLA ini dari harga pembelian awal sebesar 735, which is masih memiliki potensi kenaikan sebesar 108% sampai ke nilai wajar yang saya hitung.

Kenapa saya bisa begitu tenang apapun yang terjadi kepada saham yang saya sudah beli. Kalau kalian liat aturan main saya untuk membeli sebuah saham benar2 konservatif, karena:
1. Nilai wajar sebesar 3053
2. Saya kalikan dengan MoS sebesar 50% sehingga dapat nilai wajar 1526
3. Dan semua saham yang saya beli pasti harga jual saat itu minimal masih berjarak 50% dari nilai wajar yang saya hitung (artinya target profit = 100%)

Sehingga apapun yang terjadi ke saham yang saya beli, seperti halnya ITMG saya sangat senang ketika harga saham turun tajam seperti saat ini, karena keyakinan saya dengan begitu konservatifnya perhitungan saya, sehingga cuma masalah waktu saja saya pasti akan profit.

Hari ini TBLA dihargai di angka 500. Ini membuktikan walaupun cara saya menghitung nilai wajar seperti terlihat sadis tapi market selalu bisa memberikan kita peluang.

Kesimpulan
Teknik valuasi saham dengan perhitungan nilai wajar ini membuat saya bisa berinvestasi saham dengan perasaan tenang apapun kondisi yang terjadi di market maupun saham saya.

Yang perlu saya lakukan hanya cek laporan keuangan per kuartal dan melihat apakah adanya penurunan yang signifikan atau tidak terhadap perusahaan yang saya investasikan.

Jadi saya yang tadinya menghabiskan waktu 2 jam sehari untuk analisa dengan detail sebagai trader, sekarang saya cuma butuh pantau laporan keuangan beberapa perusahaan yang saya beli setiap 3 bulan sekali. Dan waktu luangnya yang lain saya bisa gunakan untuk cari2 perusahaan murah lainnya.

Dan kembali saya ingatkan, jangan lupa untuk selalu gunakan margin of safety. Sebagus atau serumit apapun perhitungan anda menghitung nilai wajar anda bisa salah. Margin of Safety membantu kita untuk mengurangi resiko kesalahan kita.
Kamu harus menjadi supporter aktif untuk menulis komentar.
Loading
Tampilkan komentar sebelumnya
Filters
For Supporter Only
With Image

Edit Comment