#02 - Harga Komoditas Mulai Menggeliat, Pertanda Industri Membaik?

StockPapersID
1 tahun yang lalu
Jika kita perhatikan kembali pergerakan pasar bulan lalu, keriuhan pasar nampaknya menurun dibandingkan awal tahun kemarin. Namun beberapa sektor terlihat menarik.

Nampaknya January Effect hanya bertahan sementara pada Januari lalu. IHSG yang sebelumnya sudah menyentuh 6400an justru ambruk kembali ke level 6000an. Syukurnya IHSG bisa menanjak perlahan di bulan Februari. Dibuka pada level 6067 pada awal Februari, IHSG ditutup naik 2,87% pada posisi 6241 di penghujung akhir Februari. Tentu kabar yang cukup baik bagi investor Indonesia.

Seiring berita Gamestop yang meredup setelah sahamnya kembali ke 100an US$ per lembar saham, terlihat ada optimisme pada pasar. Hal ini dilihat dari harga komoditas minyak mentah yang cenderung naik di bulan Februari kemarin. Terhitung dari posisi awalnya 43,85 US$ per barrel di akhir 2020, harga crude oil sudah naik hampir 35% per akhir Februari kemarin di posisi 59,18 US$ per barrel. Kenaikan yang besar ini sudah dialami oleh komditas batubara pada Desember 2020. Dan ternyata kenaikan ini juga diikuti oleh CPO (crude palm oil) yang menyentuh 3786 MYR per tonnya.

Kita sudah di pertengahan bulan Maret, dan nampaknya bakal ada kejutan-kejutan menarik di bursa saham untuk pertengahan Maret selanjutnya. Can’t wait!.

Setelah membahas 3 emiten bulan lalu (PJAA, BEST, KDSI) dan tulisan tentang saham Gamestop sudah selesai, ternyata masih ada beberapa emiten yang cukup menarik untuk dibahas. Tunggu saja ya!




==> Honorable mention

Terima kasih untuk para supporter yang sudah rehat dan ngopi sejenenak di Stockpapers.id untuk bulan Februari 2021:
- Budiman Djap
- Dwi Kurniawan
Selamat membaca dan semoga tulisan kami bermanfaat untuk Anda.
Kamu harus menjadi supporter aktif untuk menulis komentar.
Loading
Tampilkan komentar sebelumnya

Edit Comment